Chat

Senin, 09 November 2009

Ada kesalahan!

0 komentar
Maaf, para pembaca blog semua!
Karena ada kesalahan serius yang membuat cover Black Rose nggak jadi-jadi. Seseorang telah mencoret cover Black Rose dengan spidol SNOWMAN warna merah. Yang tercoret pada rambut Miyuki dan mawar yang dibawa Miyuki. Apakah sebaiknya kita memperbaikinya dengan cover yang baru? Pretty mengharapkan hal itu.
**Terima Kasih**

Kamis, 05 November 2009

Do You Know Deathland?

0 komentar
Miyuki menawarkan kepada Yuki untuk menjadi temannya. Namun Miyuki menjawab, "Tapi, selama ini aku tak punya teman."
"Maka dari itu, kamu mau ya?" kata Miyuki. "Sini, ikut aku! Akan kuperkenalkan kau kepada Konno," jawab Miyuki sambil menarik lengan Yuki ke arah Konno.
Konno melihat Yuki tanpa ekspresi dengan tatapan sinis. "Yuki..."
"Perkenalkan, aku Asami Konno dari kelas 2-2," kata Konno sambil tersenyum.
"Perkenalkan, aku Yuki Kazuki siswi 2-3," balas Yuki.
"Baikan, ya?" senyum Miyuki kepada mereka berdua. "Oh, ya! Untuk merayakannya bagaimana kalau kita makan dan jalan?" ajak Miyuki.
"Kalau begitu, ayo! Tapi sebentar, aku ambil tas dulu," jawab Konno lalu pergi.
Tak begitu lama, Konno datang dengan lari yang sangat kencang. "Yuk!" ajak Konno.
Saat dirumah makan mie ramen, Yuki mengawali pembicaraan. "Oh, ya! Kalian suka makan mie ramen?" tanya Yuki kepada Konno dan Yuki.
"Suka, suka banget malah," jawab Konno.
"Kita suka makan mie ramen itu sejak SD," lanjut Miyuki.
"Emang kamu juga suka makan mie ramen?" tanya Konno.
"Suka banget, sejak masih TK malah," kata Yuki.
"Oh, ya! Tadi pagi kenapa kamu sampai dilempar penghapus oleh Pak Ogata?" tanya Konno. Sunyi. Tak ada jawaban dari Miyuki.
"Hei!" bentak Konno. "Jawab pertanyaanku tadi, Miyuki."
"Eh... i... iya!" seru Miyuki. "Eng, aku hanya melamun saja, kok!"
"Ngelamunin apa?" tanya Yuki meneguk segelas teh.
"Aku cuma khawatir sama Miyusa," jawab Miyuki lirih.
Beberapa menit kemudian mereka meninggalkan kedai mie ramen itu. Ditengah perjalanan, Yuki berpamitan kepada Miyuki dan Konno. Tak lama, Konno juga pulang kerumahnya yang berlawanan arah dengan Miyuki.
"Bye," pamit Konno. Miyuki hanya melambaikan tangan pada Konno.
Dilain tempat, Airi Takahashi terkunci di dalam jeruji besi di dunia Deathland. Dengan lirih, gadis itu berkata, "Sesungguhnya... aku tidak pantas dikirim ke Neraka."
Terlihat sosok gadis berambut hitam panjang melintasi jeruji besi Airi. "Miyusa!" panggil Airi.
Miyusa menoleh ke arah Airi. Airi meminta tolong kepada Miyusa untuk membebaskannya dari jeruji besi itu.
Kemudian, terdengar suara orang bercakap-cakap.
" Gadis itu masih terkunci 'kan?"
"Tentu. Dia berusaha keluar dar jeruji besi itu."
"Apa gadis itu sangat kuat?"
"Tidak. Tapi dia pintar!"
"Baiklah. Suruh Miyusa untuk memberinya pelajaran di gudang."
"Baik."
Percakapan itu diakhiri dengan tawa.
Airi memohon kepada Miyusa, "Tolong keluarkan aku dari sini!"
Lalu, Black Diamond datang sambil memberikan sebuah cambuk kepada Miyusa. "Beri dia pelajaran, Miyusa!" seru Black Diamond. Miyusa mengangguk.
"Miyusa," panggil Airi.
Miyusa membuka pintu jeruji Airi. Lalu, ia menarik gadis itu dengan kuat dan dibawanya ke gudang.
"Miyusa! Mau kau apakan diriku ini!" bentak Airi.
Sesampainya digudang, Miyusa melempar Airi. Cambuk yang dipegang Miyusa diayunkan perlahan-lahan ke arah Airi. Kemudian, ia berhenti sejenak.
Kini, Miyusa mulai mengangkat cambuknya. Seolah-olah, cambuk itu terisi dengan kekuatan kegelapan. Dan...
"Black Thunder!" seru Miyusa.
CTARRR...... "Kyaaaaaaaaa!!" teriak Airi kesakitan. Seluruh tubuh Airi dipenuhi luka.
"Miyusa, ini Airi lho! Airi," kata Airi berusaha mengingatkan Miyusa. Miyusa hanya tersenyum kecil.
CTARRRR... "Kyaaaa!" Ayunan cambuk itu kembali beraksi. Airi merintih kesakitan.
Lalu, Miyusa engikat Airi dengan tali. Entah kenapa, Airi merasakan seolah-olah tali itu hidup. Setelah selesai, Miyusa pergi dari gudang.

Kenapa Miyusa tak menyadari keberadaan Airi? Tunggu kelanjutanya...

Sabtu, 17 Oktober 2009

Wall Oktober 2009

0 komentar
Wall Oktober 2009
Personalized Glitter Graphics





Bagi siapa saja yang pengen JOIN Black Rose Fansclub, klik http://blackrosekids.ning.com/
Khususnya bagi penggemar dark anime.

Minggu, 04 Oktober 2009

Asami Konno

0 komentar
Tiba-tiba gadis berjubah putih datang sambil berteriak, "Tunggu dulu!" Dialah White Diamond, saudara kembar Black Diamond.
"Konno tidak bersalah!" seru White. "Aku akan mengambilnya lagi ke dunia manusia."
"Maaf, bukannya aku tidak setuju kepadamu. Tapi ini adalah peraturan dunia kami. Setiap kali ada ada orang yang menyentuh kelopak mawar hitam sambil membayangkan orang yang dia benci, maka orang yang dibenci itulah yang akan dikirim ke dunia kami untuk dijadikan Black Rose," jelas Black membantah.
"Sudahlah, Black. Konno memang tidak bersalah. Yang bersalah adalah Miyusa karena pernah menyakiti Miyuki," jelas Zath. "Akulah yang memutuskan. Konno boleh kembali ke dunia manusia. Tapi Miyusa tetap tinggal di sini," lanjutnya.
"Baik!" jawab White sambil membawa Konno pergi.
Saat di tengah-tengah perjalanan, Konno bertanya pada White Diamond, "Kenapa kau menolongku?"
"Ada seorang anak manusia yang sangat kesepian,"jawab White. Saat mendengar itu, Konno langsung teringat Miyuki.

Ditempat yang lain saat Miyuki berusaha mencari Konno dan Miyusa, dia bertemu Yuki yang sedang duduk termenung di taman. Lalu, Miyuki menghampiri Yuki.
"Permisi, apa kau lihat Konno siswi 2 - 2?" tanya Miyuki kepada Yuki. Yuki hanya terus menatap ke bawah.
"Maaf, bukannya kamu anak kelas 2 - 3?" tanya Miyuki lagi. Yuki hanya mengangguk.
"Oh,ya! Kalau boleh tahu kelihatannya kamu sedang ada masalah, maukah kamu menceritakannya?" tanya Miyuki.
Saat mendengar itu, Yuki menoleh ke arah Miyuki yang sedang duduk di sebelahnya. "Tadi pagi, aku mengucapkan aku benci Konno di depan bunga mawar hitam yang ada di lokerku," kata Yuki.
"Mawar hitam..." gumam Yuki.
Bel kembali berbunyi. Yuki kembali ke kelasnya. Miyuki pun sama.
Ditengah perjalanan menuju kelasnya, terdengar suara ramai- ramai.
"Ada orang hilang."
"Siapa?"
"Airi Takahashi."
"Kapan menghilangnya?"
"Miyuki," seru seseorang dibelakang Miyuki.
Miyuki menoleh ke arah orang itu dan ternyata ia Konno. "Konno-san," balas Miyuki.
"Darimana saja?" tanya Miyuki khawatir. Konno hanya terdiam. "Konno-san."
"Aku habis dari dunia hantu Deathland," blasnya. "Sayang aku tak membawa kamera untuk memberitahukannya kepadamu," lanjutnya.
Konno berjalan perlahan lahan meninggalkan Miyuki. Tiba-tiba, mata konno yang berwarna hijau berubah menjadi merah rubi jika Konno merasakan bau mistis dan horor. Kemudian ia terdiam di tempat tanpa menoleh ke arah Miyuki.
"Oh,ya! Aku punya kabar penting untukmu, Miyuki," kata Konno. "Bahwa... Miyusa ada didunia Deathland sekarang," lanjutnya sambil tersenyum kecil. "Dan sekarang... Miyusa tak 'kan kembali untuk selamanya, Miyuki! Hahahahaha..." seru Konno sambil tertawa meninggalkan Miyuki.
"Konno..." gumam Miyuki kecewa.
Saat didalam kelas, Miyuki melamunkan kata-kata Konno bahwa Miyuki tak 'kan kembali untuk selamanya. Saat Miyuki melamunkan hal itu, tiba- tiba sebuah benda jatuh mengenai kepalanya.
"Aduh..." kata Miyuki kesakitan.
"Miyuki Ashibara, coba kamu cuci muka," suara Pak Ogata.
"Baik, Pak!" jawab Miyuki. Lalu pergi meninggalkan kelas.
Saat Miyuki melewati kelas 2 - 3, dia melihat Yuki duduk di pojok kelas dan dalam hati Miyuki berkata, "Nanti aku akan mendatangi dia."
Saat pulang sekolah, Yuki melihat Konno dengan wajah yang berseri-seri. Miyuki pun mendatangi Yuki.
"Hai, kenapa kau selalu melihati Konno?" tanya Miyuki kepada Yuki.
"Tak apa, permisi," jawab Yuki. Saat Yuki meninggalkan Miyuki, Miyuki mencegahnya.
"Tunggu! Bagaimana kalau kamu menjadi teman kami?" tawar Miyuki.
"Teman?" tanya Yuki tidak yakin. "Iya. Kau, aku, dan Konno. Bagaimana?" tawar Miyuki lagi. Yuki hanya diam.
Apakah Yuki menyetujui tawaran Miyuki? Tunggu kelanjutanya...

Minggu, 13 September 2009

Prolog

0 komentar
Pada zaman dahulu, banyak orang menganggap mawar hitam adalah mawar kematian. Jika orang menyentuh bunga itu sambil membayangkan orang yang dia benci, maka orang yang dia benci itu akan dikirim ke 'Deathland'.
Seorang gadis meletakkan enam buah kelopak bunga mawar hitam di atas bangku milik Miyuki. Gadis itu mengatakan sesuatu dengan pelan, "Semoga kematian menghampirimu."
Suatu pagi, Miyuki bertengkar dengan saudara kembarnya, Miyusa. Miyusa kehilangan kartu perpustakaannya. Lalu, ia memberitahukannya ke Miyuki. Namun, Miyuki menyangkal. Karena ia tak menyembunyikan ataupun meminjam kartu itu. Lalu, Miyusa mencakar Miyuki. Dari situlah pertengkaran hebat dimulai.
Miyuki berangkat sekolah sendirian. Padahal biasanya ia berangkat dengan Miyusa. Tapi, di tengah jalan ia bertemu Konno. Maka, mereka berangkat sekolah bersama.
Miyuki melihat sebuah kelopak mawar hitam di dekat bangku milik Konno. Entah mengapa, saat menyentuh kelopak itu, Miyuki teringat wajah Miyusa saat mencakarnya tadi pagi.
Terdengar sayup-sayup suara, "Baiklah, akan kuantar dia ke kematian." Miyuki terkejut. Lalu, ia melihat ke arah Miyusa yang sedang asyik membaca pelajaran. "Syukurlah! Tak terjadi apa-apa pada Miyusa."
Pelajaran pertama dimulai, Miyuki masih khawatir dengan keadaan Miyusa. Saat istirahat-pun juga. Miyusa ke perpustakaan, Miyuki ikut dengan sembunyi-sembunyi. Ke lab juga begitu.
Istirahat-pun usai, tak lama kemudian Miyusa ijin ke toilet. Miyuki mulai khawatir kepada Miyusa.
Saat Miyusa keluar dari toilet, ia bertemu dengan gadis yang wajahnya tak terlihat. Hanya hidung dan mulutnya saja yang terlihat. "Berikan tanganmu," kata gadis itu. Miyusa memegang tangan gadis itu. Gadis itu melantunkan sebuah puisi.
Bunga mawar kini berjatuhan
Dunia negatif akan muncul dengan kegelapan
Mari aku antar dengan kematian
Lalu... Miyusa menghilang.
"Miyusa, Miyusa!" seru Miyuki dan Konno.
"Kau yakin dia di sini?" tanya Konno. Miyuki hanya mengangguk.
Seorang gadis dari kelas lain yang tak lain adalah Yuki Kazuki, menyentuh kelopak mawar hitam sambil mengatakan, "Aku benci Konno!"
Setelah Yuki mengatakan hal itu. Konno lenyap dari sisi Miyuki.
Sementara itu, Di dunia Deathland. Miyusa di bawa oleh Black Diamond menuju ke Zath, raja dunia Detahland.
"Apa-apaan ini? Tempat apa ini?" seru Miyusa.
Tiba-tiba di samping Miyusa, datanglah Konno. "Bukankah kamu sahabat Miyuki?" tanya Miyusa pada Konno.
"Ya," jawab Konno. "Tempat apa ini?"
"Mana kutahu."
"Mari ku antar ke Zath," kata Black Diamond.
"Siapa Zath?" tanya Miyusa.
"Dia raja Deathland, kota kematian." Sesampainya di singgasana Zath, Zath berkata, "Apakah mereka salah satu dari Black Rose?"
"Tentu, tuan!" jawab Black Diamond.
"Tunggu! Apa itu Black Rose?" tanya Konno.
"Black Rose adalah tempat berkumpulnya manusia dari bumi yang dikirim ke Deathland," jawab Black Diamond.
Zath memberikan dua bunga mawar hitam kepada Black Diamond. Bunga pertama diberikan kepada Miyusa, sambil membaca mantra.
Wahai dewa
Bunga mawar kini telah berguguran
Kegelapan kini merasuki jiwa
Kukirim gadis ini ke Neraka
SYUUTT... Tiba-tiba, Miyusa berubah. Ia memakai gaun hitam yang panjangnya sampai lutut. Di pipi kirinya terdapat tato hitam bergambar akar yang berduri.
Bunga yang kedua diberikan kepada Konno. Black Diamond membaca mantra.
Wahai de...
"Tunggu dulu!"
Tiba-tiba seorang gadis berjubah putih datang untuk mencegah Black Diamond.
Siapakah gadis itu? Tunggu kelanjutannya...
 

Black Rose Copyright © 2008 Black Brown Art Template designed by Ipiet's Blogger Template