Pada zaman dahulu, banyak orang menganggap mawar hitam adalah mawar kematian. Jika orang menyentuh bunga itu sambil membayangkan orang yang dia benci, maka orang yang dia benci itu akan dikirim ke 'Deathland'.
Seorang gadis meletakkan enam buah kelopak bunga mawar hitam di atas bangku milik Miyuki. Gadis itu mengatakan sesuatu dengan pelan, "Semoga kematian menghampirimu."
Suatu pagi, Miyuki bertengkar dengan saudara kembarnya, Miyusa. Miyusa kehilangan kartu perpustakaannya. Lalu, ia memberitahukannya ke Miyuki. Namun, Miyuki menyangkal. Karena ia tak menyembunyikan ataupun meminjam kartu itu. Lalu, Miyusa mencakar Miyuki. Dari situlah pertengkaran hebat dimulai.
Miyuki berangkat sekolah sendirian. Padahal biasanya ia berangkat dengan Miyusa. Tapi, di tengah jalan ia bertemu Konno. Maka, mereka berangkat sekolah bersama.
Miyuki melihat sebuah kelopak mawar hitam di dekat bangku milik Konno. Entah mengapa, saat menyentuh kelopak itu, Miyuki teringat wajah Miyusa saat mencakarnya tadi pagi.
Terdengar sayup-sayup suara, "Baiklah, akan kuantar dia ke kematian." Miyuki terkejut. Lalu, ia melihat ke arah Miyusa yang sedang asyik membaca pelajaran. "Syukurlah! Tak terjadi apa-apa pada Miyusa."
Pelajaran pertama dimulai, Miyuki masih khawatir dengan keadaan Miyusa. Saat istirahat-pun juga. Miyusa ke perpustakaan, Miyuki ikut dengan sembunyi-sembunyi. Ke lab juga begitu.
Istirahat-pun usai, tak lama kemudian Miyusa ijin ke toilet. Miyuki mulai khawatir kepada Miyusa.
Saat Miyusa keluar dari toilet, ia bertemu dengan gadis yang wajahnya tak terlihat. Hanya hidung dan mulutnya saja yang terlihat. "Berikan tanganmu," kata gadis itu. Miyusa memegang tangan gadis itu. Gadis itu melantunkan sebuah puisi.
Bunga mawar kini berjatuhan
Dunia negatif akan muncul dengan kegelapan
Mari aku antar dengan kematian
Lalu... Miyusa menghilang.
"Miyusa, Miyusa!" seru Miyuki dan Konno.
"Kau yakin dia di sini?" tanya Konno. Miyuki hanya mengangguk.
Seorang gadis dari kelas lain yang tak lain adalah Yuki Kazuki, menyentuh kelopak mawar hitam sambil mengatakan, "Aku benci Konno!"
Setelah Yuki mengatakan hal itu. Konno lenyap dari sisi Miyuki.
Sementara itu, Di dunia Deathland. Miyusa di bawa oleh Black Diamond menuju ke Zath, raja dunia Detahland.
"Apa-apaan ini? Tempat apa ini?" seru Miyusa.
Tiba-tiba di samping Miyusa, datanglah Konno. "Bukankah kamu sahabat Miyuki?" tanya Miyusa pada Konno.
"Ya," jawab Konno. "Tempat apa ini?"
"Mana kutahu."
"Mari ku antar ke Zath," kata Black Diamond.
"Siapa Zath?" tanya Miyusa.
"Dia raja Deathland, kota kematian." Sesampainya di singgasana Zath, Zath berkata, "Apakah mereka salah satu dari Black Rose?"
"Tentu, tuan!" jawab Black Diamond.
"Tunggu! Apa itu Black Rose?" tanya Konno.
"Black Rose adalah tempat berkumpulnya manusia dari bumi yang dikirim ke Deathland," jawab Black Diamond.
Zath memberikan dua bunga mawar hitam kepada Black Diamond. Bunga pertama diberikan kepada Miyusa, sambil membaca mantra.
Wahai dewa
Bunga mawar kini telah berguguran
Kegelapan kini merasuki jiwa
Kukirim gadis ini ke Neraka
SYUUTT... Tiba-tiba, Miyusa berubah. Ia memakai gaun hitam yang panjangnya sampai lutut. Di pipi kirinya terdapat tato hitam bergambar akar yang berduri.
Bunga yang kedua diberikan kepada Konno. Black Diamond membaca mantra.
Wahai de...
"Tunggu dulu!"
Tiba-tiba seorang gadis berjubah putih datang untuk mencegah Black Diamond.
Siapakah gadis itu? Tunggu kelanjutannya...